
SUKOHARJO, Selasa (13 Oktober 2026) — Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ukhuwah Sukoharjo menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (FAI UMS). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan ini menjadi kesempatan bagi kedua belah pihak untuk berbagi pengalaman serta bertukar gagasan mengenai penguatan tata kelola perguruan tinggi Islam.
Hadir mewakili FAI UMS, Viky Pambudi, M.Pd., Alfian Achmad Choiron, S.T., dan Abil Fida M.Q., M.Pd. Sementara itu, STIS Ukhuwah Sukoharjo menyambut kunjungan tersebut melalui jajaran pengelola dan staf, yaitu Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd., selaku Pembantu Ketua II; Saifullah, M.H., dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM); serta tim administrasi kampus.
Berbagi Pengalaman dalam Pengelolaan Perguruan Tinggi
Diskusi berlangsung secara santai dengan membahas berbagai aspek strategis pengembangan perguruan tinggi, mulai dari persiapan akreditasi, penjaminan mutu internal, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Pertukaran pengalaman ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi STIS Ukhuwah dalam menyusun langkah-langkah perbaikan kelembagaan secara terarah dan berkelanjutan.
1. Penguatan Dokumen dan Persiapan Akreditasi
Salah satu pembahasan utama adalah pentingnya mempersiapkan dokumen akreditasi secara konsisten. Pemenuhan dokumen dan data pendukung perlu menjadi bagian dari aktivitas tata kelola sehari-hari, bukan sekadar dilakukan menjelang pelaksanaan asesmen.
Penyusunan narasi dan analisis akademik perlu melibatkan pengelola serta dosen sesuai bidangnya, sementara mahasiswa dapat dilibatkan dalam pengumpulan data pendukung yang relevan. Dengan demikian, kesiapan akreditasi dapat dibangun melalui proses yang terencana dan terdokumentasi.
2. Penjaminan Mutu Internal dan Tindak Lanjut AMI
Dalam aspek Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), diskusi menyoroti pentingnya memastikan bahwa Audit Mutu Internal (AMI) tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan dan penyusunan laporan.
Hasil audit perlu ditindaklanjuti melalui rencana perbaikan yang terukur, penetapan penanggung jawab, serta pemantauan secara berkala. Langkah ini penting agar penjaminan mutu benar-benar menjadi bagian dari budaya kerja institusi.
3. Pengembangan Penelitian dan Hibah Litapdimas
Bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Beberapa hal yang dibahas meliputi peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan publikasi dosen, perluasan kerja sama dengan sekolah dan pesantren, serta peluang memperoleh pendanaan melalui program hibah Litapdimas.
Penguatan kapasitas dosen dalam menyusun proposal, melaksanakan penelitian, dan menghasilkan publikasi ilmiah menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan produktivitas akademik perguruan tinggi.
4. Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
Pembahasan berikutnya berfokus pada pengembangan jurnal ilmiah sebagai sarana publikasi hasil penelitian dosen dan mahasiswa. Aspek yang menjadi perhatian mencakup pengelolaan Open Journal Systems (OJS), pengurusan ISSN, pengajuan DOI, serta peningkatan kualitas pengelolaan dan pengindeksan jurnal secara bertahap.
Penataan jurnal yang baik diharapkan dapat memperkuat budaya penelitian sekaligus meningkatkan visibilitas karya ilmiah yang dihasilkan oleh sivitas akademika.
5. Pengembangan SDM dan Pengelolaan Beban Kerja Dosen
Diskusi turut menyinggung pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan pengelolaan beban kerja dosen secara proporsional. Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi perlu didukung oleh pembagian tugas yang jelas, pelatihan, pendampingan, serta kebijakan penghargaan atau insentif yang sesuai dengan ketentuan dan kemampuan institusi.
Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan akademik yang mendukung peningkatan kompetensi dosen sekaligus menjaga keberlangsungan pengembangan institusi.
Memperkuat Jejaring dan Komitmen Pengembangan Institusi
Kunjungan perwakilan FAI UMS menjadi momentum bagi STIS Ukhuwah Sukoharjo untuk memperluas wawasan dan memperkuat langkah pengembangan kelembagaan. Berbagai pengalaman yang dibagikan dalam pertemuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja, memperbaiki sistem tata kelola, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh keakraban. Kedua belah pihak berharap komunikasi dan hubungan baik yang terjalin dapat terus dikembangkan melalui pertukaran pengalaman dan peluang kolaborasi pada masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, STIS Ukhuwah Sukoharjo terus berupaya membangun fondasi tata kelola akademik yang semakin tertata, memperkuat budaya mutu, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
STIS Ukhuwah Sukoharjo — Berilmu, Berkarakter, Berkontribusi.
