Kegiatan Mahasiswa 30 October 2026 Ustadz Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd.

Perkuat Ukhuwah dan Pembinaan Akhlak, STIS Ukhuwah Gelar Pertemuan Bersama Mahasiswa Asrama

Perkuat Ukhuwah dan Pembinaan Akhlak, STIS Ukhuwah Gelar Pertemuan Bersama Mahasiswa Asrama
SUKOHARJO — Dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan pembinaan karakter mahasiswa, STIS Ukhuwah menggelar pertemuan bersama mahasiswa asrama dan pengurus asrama mahasiswa pada malam Jumat. Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, hangat, dan terbuka.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ustadz Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd., selaku Pembantu Ketua III (Puket III); Ustadz Harun selaku pengelola asrama; serta Ustadz Ibrahim selaku musyrif asrama. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan pembinaan bagi mahasiswa yang tinggal di asrama.

Menanamkan Ketakwaan dan Akhlak Mulia

Dalam arahannya, Ustadz Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd., menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan seseorang dalam menjalani kehidupan adalah senantiasa menjaga ketakwaan kepada Allah dan memperbaiki akhlak dalam berinteraksi dengan sesama.

Beliau mengingatkan hadis Rasulullah ﷺ :

عَنْ أَبِي ذَرٍّ جُنْدُبِ بْنِ جُنَادَةَ، وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ:

اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

""Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada. Iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.""

(HR. At-Tirmidzi, no. 1987)

Beliau menegaskan bahwa ketakwaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Sikap terhadap teman, pengurus, maupun masyarakat merupakan bagian dari cerminan ketakwaan dan akhlak seorang muslim.

Lebih lanjut, Ustadz Agung menyampaikan tiga kebiasaan sederhana yang perlu dibangun mahasiswa untuk meningkatkan kualitas akhlak dan membentuk pribadi yang baik :

3 point sederhana yang perlu dibangun Mahasiswa

1

Membiasakan mengucapkan “minta tolong”

Ketika membutuhkan bantuan orang lain, ungkapan tersebut merupakan bentuk adab, kesantunan, dan penghormatan dalam berinteraksi.
2

Membiasakan mengucapkan “terima kasih”

Setiap bantuan dan kebaikan orang lain hendaknya dihargai, bukan dianggap sebagai sesuatu yang biasa.
3

Menjaga ketakwaan di mana pun berada

Senantiasa menjaga perilaku dan akhlak, baik ketika dilihat orang lain maupun saat tidak ada yang mengawasi.

Menumbuhkan Kedewasaan dan Kepedulian terhadap Lingkungan Asrama

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Harun selaku pengelola asrama mengingatkan mahasiswa agar tidak segan meminta maaf apabila melakukan kesalahan. Keberanian mengakui kesalahan dan meminta maaf merupakan bagian dari kedewasaan serta proses pembentukan karakter yang baik.

Sementara itu, Ustadz Ibrahim selaku musyrif asrama menyampaikan imbauan mengenai pengelolaan barang-barang pribadi mahasiswa. Barang-barang yang sudah tidak digunakan di asrama hendaknya dibawa pulang ke rumah masing-masing agar ruangan tetap rapi, lebih lapang, dan nyaman untuk ditempati bersama.
Ustadz Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd. memberikan pembinaan akhlak kepada mahasiswa asrama
Ustadz Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd. memberikan pembinaan akhlak kepada mahasiswa asrama

Evaluasi dan Tanggung Jawab Mahasiswa

Pertemuan juga diisi dengan penyampaian laporan dari masing-masing bidang mahasiswa asrama. Beberapa bidang yang menyampaikan laporan antara lain olahraga, kebersihan, keuangan, media, dan bidang lainnya.

Melalui penyampaian laporan tersebut, mahasiswa dibiasakan untuk menjalankan amanah, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menyampaikan perkembangan kegiatan secara terbuka. Hal ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran dalam membangun koordinasi dan kerja sama antarmahasiswa.

Asrama sebagai Ruang Pendidikan Karakter

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter yang diterapkan di lingkungan STIS Ukhuwah. Mahasiswa tidak hanya dibiasakan untuk hidup bersama, tetapi juga dilatih agar mampu mandiri, bertanggung jawab, menjaga adab, serta membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan.

Dengan demikian, asrama bukan sekadar tempat tinggal mahasiswa, melainkan juga ruang pendidikan kehidupan untuk menempa akhlak, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.

Mandiri dalam menjalani kehidupan, berkolaborasi dalam kebaikan, dan bertakwa di mana pun berada.

GALERI FOTO KEGIATAN

Mendengarkan dengan khidmat Mahasiswa Asrama pembinaan akhlak dari Ustadz Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd.
Perbesar
Mendengarkan dengan khidmat Mahasiswa Asrama pembinaan akhlak dari Ustadz Agung Sulistiyo Nugroho, M.Pd.